14 Januari 2010
Somebody for Someone
Selling sugar for money in the dead of the night
And her soul's in the sugar and her heart's in the mud
And she's crying with a stranger
For someone to love
And she sings
"Look at me, see me' 'look at me, save me''
Free me, find me 'cos if there's
Somebody for someone, yeah look at me.
There's a deep boy at the corner shop
Watching sugar sell for money to the dead at night
And he sees in her an angel in the cruelest of worlds
Hiding in the darkness
Screaming out for love
And he sings..
Lost! by Coldplay
Doesn't mean I'm lost
Doesn't mean I'll stop
Doesn't mean I will cross
Just because I'm hurting
Doesn't mean I'm hurt
Doesn't mean I didn't get what I deserved
No better and no worse
I just got lost
Every river that I tried to cross
Every door I ever tried was locked
Oh and I'm just waiting 'til the shine wears off
You might be a big fish in a little pond
Doesn't mean you've won
'Cause along may come
A bigger one
And you'll be lost
Every river that you tried to cross
Every gun you ever held went off
Oh and I'm just waiting 'til the firing stopped
Oh and I'm just waiting 'til the shine wears off
Oh and I'm just waiting 'til the shine wears off
Oh and I'm just waiting 'til the shine wears off
Yesterday's Highlight
Birthday girl di tengah, disamperin di Goethe Haus Menteng karna ybs lagi mau masuk les. Gaya bener ni anak les jerman.. jereng maning.. haha
Lagi-lagi, birthday girl di tengah. Dengan pose sama, diapit sama orang-orang yang sama. Okelah.
Si egi sebenernya ultahnya awal desember kemaren. Telat setahun kan perayaannya? Hahaha. Tapi karena ga lengkap rasanya kalo ga ada tiup lilin-an, dibela-belain deh pas kemarenan juga. Sayangnya ga bisa ngumpul berempat, jadi ya misah-misah ditemuinnya.
Dari ketemuan-ketemuan semalem, keliatan banget deh gimana waktu tuh berlalu cepet banget. Kalo setahun lalu gw ketemu mereka trus yang diobrolin adalah tugas, dan mayoritasnya gosip, tapi semalem sharingnya udah soal kerjaan. Ngobrolin bidang-bidang kerja, gosip, duit, gosip, kendala-kendala kantor, gosip, keluarga, gosip, calon suami dan masa depan, gosip.. hahaha gosipnya tetap yaa bok. Tapi pas di bagian calon suami dan masa depan itu aga-aga ngiris meringis sih ntah kenapa. Hahaha. Maklum ya, anak-anak labil nih semuanya. :p
Hm. Btw semalem ketemuan sama anak-anak itu jadinya di Imperial Cake setiabudi building. Deket Starbucks.
Starbucks.
Reminiscing.
ps: sumpah plain banget ini postingan. hufh :S
11 Januari 2010
Good Enough by Sarah McLachlan
CLOSER by Travis
Of this parade
I'm thinking of
The words to say
We open up
Unfinished parts
Broken up
It's so mellow
And when I see you then i know it will be next to me
And when I need you then I know you will be there with me
I'll never leave you
Just need to get closer, closer
Lean on me now
Lean on me now
Closer, closer
Lean on me now
Lean on me now
Keep waking up (waking up)
Without you here (without you here)
Another day (another day)
Another year (another year)
I seek the truth (seek the truth)
We set apart (we set apart)
Thinking of (thinking of)
A second chance (a second chance)
And when I see you then i know it will be next to me
And when I need you I know you will be there with me
I'll never leave you..
6 Januari 2010
Lonesome
Gw posting ini di komputer kantor. Di saat orang-orang kantor lagi pada rapat dan ruangan sepi banget kaya di wc. Hehe.
Wow. Gw belom keilangan selera humor rupanya. Gw kira itu si humor udah nguap kemana tau saking setresnya gw belakangan.
Humm,.
Yup, gw lagi mengalami breakdown mental.
Semacam kondisi psikologis yang bikin lo tetap ngerasa sepi even lo ada di tengah-tengah kerumunan yang nontonin kebakaran. Hehe itu mah bego deink. Yaaa.. pokoknya sepi titik.
Emang udah dari sononya ini otak gw beribet banget apa ya sistemnya?
Apa-apa tuh serba dipikirin. Makanya belakangan gw selalu ngidam pengen banget cabut. Yang sekalian jauh dan emang bawa hal-hal baru buat gw. Bukan karena ada masalah atau apa ya, tapi kayanya tingkat kejenuhan hidup udah ga bisa ditolerir lagi nih.

Apa mungkin karena di rumah lagi sepi? Hmm.
4 Januari 2010
Amazing 2009!
30 Januari 2009
Dying by Five For Fighting
I'm Dying, Dying to forget about you, that you ever lived
There's a shade come over this heart that's coping with laying down to rest
I'm Dying to live without you again
I'm Dying, Dying to find a distraction, get you away from me
I'm Dying, Dying to reach a conclusion, so that the world can see
It's the same old story of love and glory that broke before it bent
I'm Dying to live without you again
The first time you left I said goodbye
Now there's not a prayer that can survive
Dying, Dying to die just to come back so we can meet again
Dying, Dying to say what I always should have said
It's a strange emotion this but there's still hope in this
As long as there's a breath...
I'm Dying and I can't live without you again
It's a strange emotion this but there's still hope in this
As long as there's a breath...
I'm Dying and I can't live without you
I'm Dying and I can't live without you again
21 Januari 2009
8 Oktober 2008
Today's Highlights
Haha. Imajinasi gue brutal lagi.
Trus asik banget deh, gue tadi ikut nyemplung dikit ke kolam mandi bola.. Alesannya sih jagain ponakan kecil gw lagi main.. Huhu.. Jaman kecil dulu gue sangat senang main beginian..
because honestly, no matter you end up and with who,
it always ends up.... just the way it should be.
your mistakes make who you are (ehm)
you learn and grow with each choice you make.
everything is worth it. (worth to try isn't it?)
say how you feel always.
be you, and be okay with it.
(Bumper Sticker)
are the hardest to do.
like clicking on his screen name,
and just saying HEY.
(Bumper Sticker)
I've made mistakes in my life
I've let people take advantage of me
And i accepted way less than i deserve
But i've learned from my bad choices and
even though there are some things I can never get back
and people who will never be sorry
I'll know better next time
and I won't settle for anything
less than I deserve.
Yihaww.
7 Oktober 2008
Still keeping me away from breathless.
But when the time has come,
and that obsession will soon look around for me,
I'm sure i'll be unreachable for that.
I just like to see you from behind.
To feel you as one of my obsession.
To keep you as a spirit.. as an inspiration..
Just like that.
"hufh.."
Postingan yang gue juga gatau maksudnya apa
Gue lagi ga peduli gender. Maksudnya, mau itu yang cerita cw atau cowo, pasti selama gue bisa bantu (dan sekali lagi, gue anggep penting), gue pasti nyimak banget. Perasaan seperti ini mulai gue dapetin setelah gue recovery abis-abisan. Ninggalin ke-gloomy-an gue, dan mau mulai melihat 'keluar' dengan niat respek ke orang lain, jadi salah satu faktor yang pelan-pelan ngegeser ego gue yang naujubillah gedenya. Dosa-dosa lo semua juga kalah gede kali kalo di-adu sama gedenya ego gue. Haha. Ups.
Intinya, now i like making friends..
Karena ego-nya gue ga bakal berkembang gede-gede banget kalo udah berhubungan sama yang namanya temen. Mungkin ada beberapa pihak yang nganggep ego-nya gue uda ga ketulungan lagi. Tapi sekali lagi gue dapet pemikiran, mungkin tergantung dari segi apa mereka melihatnya. Gue cuma pengen negesin,
Gue bakal neken ego banget kalo udah menghadapi temen. Beda halnya kalo yang gue hadepin adalah orang-orang yang make perasaan ama gue. Baru tuh ego gue membludak keluar dan menghajar perasaan mereka abis-abisan. Haha. Aduh maaf.. Imajinasi gue emang brutal. Yah, pokonya mohon maaf lah buat yang satu ini.. :)
Yang terpenting sekarang, gue harus set-up my mind, dan terus mikir yang positif. Kesibukan juga sangat ngebantu kok dalam hal ini. Meski itu cuma sibuk masak, sibuk makan, sibuk hunting tempat makan, sibuk curhat, sibuk online, sibuk tidur, sibuk jalan-jalan.. dst. Minimal ga akan merasa gloomy ya kan? Teralihkan lah, singkatnya.
Kaya sekarang ini, *curcol dikit* gue lagi terlibat dalam sebuah kasus dimana gue berada di posisi tersulit untuk jadi netral. Padahal gue ga mau tau tentang ini, tapi gue terlibat, jadi gue (pasti) mau tau.. Hehe. Kenapa gue bilang sulit? Karena gue (lumayan) tau banyak informasi yang maha penting entah itu disengaja ato ngga, tapi harus berusaha untuk inosen demi mencari fakta kasusnya dan berakhir hepi ending. Haha. Maaf ya, gue ga bisa cerita tentang yang satu ini. Karena kasusnya milik orang lain.. :D Sinetron banget deh pokonya.
Nah, yang kaya gini-gini ini nih yang bisa bikin gue ngalihin pikiran sejenak. Jadi sibuk kan gue? Dan otomatis kalo udah sibuk gini gue pasti lebih berspirit, ga blanky kaya kemaren-kemaren. Bagusnya lagi meski hal ini muter-muter di seputar feeling, tapi asal gue merasa ga ada hubungannya sama 'make perasaan', pasti gue nyaman. :)
Bukannya naif ya..
Tapi berhak juga kan untuk begitu?
Karena sepertinya interest gue ke persoalan feeling lagi offline.. Haha kaya internet aja.
Lagi mudar gitu.. blurrr! Bahkan sedikit sensitif sama segala hal yang mengarah ke 'make feeling'.
Meski gue emang masih tetep ngerasa missing, ngerasa sumringah, ngerasa seneng kalo diperhatiin, ngerasa deg-degan, ngerasa penasaran, but it's not a priority.. Sepertinya ada sesuatu yang ketahan untuk selalu tetep dijaga.. Dan mungkin gue akan lebih hati-hati ngadepin segala sesuatu di depan.. Sounds like it was the last pieces. (^^,)
Apa ini yang dinamain masa-masa dimana gue mulai ngerasain enaknya sendirian ya? Hehehehe.
So pals.. Let's not talk about feeling.."
*Someone has made me learn... much. With hurt.
6 Oktober 2008
Untuk kamu, yakk, kamu!
Rupanya blog gue ini ada yg baca (dan ngikutin kelanjutannya) juga ya...
Belakangan ini banyak orang-orang yang sebelumnya gue ga kenal (dan gue ga tau) menghubungi gue dan berkomentar soal blog ini.. Alhamdulilah positif sih.. :)) Yaa.. Meski ga pada komen disini, tapi ternyata pada komen langsung ke gue.. Hihi. Good.. Good..
Terharu euy.. Musti lebih ati-ati niy berarti nulisnya.. Hahaha. Ngga juga deink tapi, tentunya gue bakalan menulis yang lebih seru-seru lagi.. :) Tapi maap-maap yaaa pemirsa sebelumnya, jangan bosen kalo kebanyakan yang gue tulis disini adalah sampahan gue semua yang berhubungan dengan curcol.. Huehehe. Kita kan harus berbagi yaa. Apalagi sekarang gue lagi doyan-doyannya menjalin pertemanan dengan berbagai macam orang dari berbagai generasi, siapa tau ada orang yang baru gue kenal trus namanya gue sebut-sebut disini.. Asik lho. (promosi abis)
Tapi kok kayanya dari rata-rata info dan komentar yang gue terima, kenapa pada doyan sama kisah idup gue yaa? Hahaha. Perasaan biasa aja. Banyakkan ngeluhnya malah. Dari judul blog ini aja uda jelas, sanctuary - means ini tempat gue nyampahin segala macem yang ada di pikiran, tanpa ada yang bisa batesin dan ikut campurin.. Humh. Gitu deh. Gapapa deh. Kali-kali bisa jadi inspirasi buat sapa aja yang baca. Hehe. Amin.
Tengs, kawan.. :)
5 Oktober 2008
Family Portrait
Si ibu, meraung-raung menunjukkan ketidakwarasan yang bisa (kadang) dimiliki oleh seorang manusia. Kadang terlihat si ibu ingin sekali menjamah dan memeluk putra-putrinya, namun keegoisan dan keinginannya yang kuat untuk mengambil peran kehidupan putra-putrinya lah yang lebih menang. Sorot matanya jelas menatap kamera (meski tidak fokus), dengan senyum yang begitu dipaksakan, serta terlihat jelas sang posesif berlenggang penuh kekuasaan di dalam sorot mata itu.
Si anak lelaki, tetap melihat ke arah kamera, sorotan matanya terfokus, meski hanya sesekali melihat keadaan keluarganya yang lain. Ia hanya ingin dirinyalah yang paling terlihat bagus bila hasil fotonya sudah dicetak. Kalau perlu, ia akan berusaha sebaik mungkin agar posisinya tidak bergerak, dan bahkan tidak akan dibiarkannya posisi terbaiknya itu diutak-atik oleh siapapun, termasuk anggota keluarganya sendiri.
Si anak perempuan, terduduk diam agak ke pojok, memberi jarak dengan anggota keluarga yang lain, tersenyum lemah dan dingin penuh rahasia, dengan sorot mata yang begitu hampa dan lelah akan beban keseluruhan anggota keluarga yang harus ditanggungnya, sambil takut-takut mencoba fokus melihat ke kamera. Sungguh tidak mudah, karena pikirannya sedang tidak di tempat. Pikirannya sendiri yang membuat munculnya sebuah kepribadian lain yang (kadang) timbul akibat terlalu banyak tekanan.
Sungguh potret keluarga yang menarik.
4 Oktober 2008
Melo Merona
'coz you didn't know me at all by now.
I'm just missing you, you know.
But maybe it all be kinda mess for you. dun care.. :)
Just keep missing you (without you noticed),
will help me make up my day. thankyou..
I'm sure, you'll never know..."
3 Oktober 2008
Cerita mudik lebaran, yang aneh.
Selamat Lebaran people!
Minal aidin walfaidzin.. mohon maaf lahir dan batin..
Lebaran gue kemaren diiringi musibah-musibah kecil (dan sedikit mistis) di rumah nenek gue di Ciamis. Jadi begini ceritanya..
Malem takbiran, gue terkapar karna flu berat. Setelah minum obat, gue memutuskan tidur di ruang tengah (gelar kasur gitu) bareng abang gue. Abis ga tau idung gue yang ganjen apa emang saat itu debu lagi berlebihan banget di kamar biasa tempat gue tidur kalo mudik kesana, bawaannya gue jadi hacim-hacim melulu. Ingus meler ga brenti-brenti.. Jadi lah itu gue lebih milih di ruang tengah yang terasa lebih steril. Hahaha. Gaya bet.
Trus, sekitar jam setengah 3, gue kebangun setengah sadar karna selimut gue basah ujungnya. Ohmaigod, gue sempet ngira masa iya gue ngompol, tapi setelah make sure celana ga basah (ahahayy jijay bajay), gue tertidur lagi. Setengah jam kemudian, which is itu jam 3 pagi, gue kebangun lagi karna masalah yang sama, yaitu selimut basah, dan basahnya uda nyampe ke betis. Siapa yang ga kebangun coba? Air di kampung dingin banget geto..
Trus gue sempet merasa mimpi ada orang lagi ngepel kali ya aernya sampe ke selimut gue gini.. Eh pas gue kebangun sampe duduk, BANJIR LOKAL BOKKKK! Kasurnya basah! Omaigod omaigod! Tapi masih di pinggir-pinggir doang tuh. Dan setelah gue telusuri, ternyata keran bak cuci tangan kebuka dan ngocor deres gitu airnya. Dan sialnya lagi, lubang pembuangannya tuh ternyata ketutup sehingga aer bleberan kemana-mana.. Fyi, ruang tengah sangat dekat dengan dapur. Tapi kekagetan gue ga sampe situ aja. Ternyata, aernya sampe masuk ke kamar-kamar, ke ruang tamu, ke kamar setrikaan, ke ruang makan, ke teras.. OHMAIGOD! Dan mending kalo cuma genangan-genangan doang. Lha ini.. Kerendem hampir nyampe mata kaki gue gitu.. Di kejauhan gue ngeliat sendal tante gue ngambang-ngambang.. Hahahahahahaha. Gue kira ikan.
Ga lama gue bangunin deh tuh seantero rumah. Tapi berhubung penghuni rumah cuma bokap gue, nyokap gue, abang, sepupu gue 1, mamanya (tante gue), sama nenek gue, beresin hal itu semua tentu ga gampang, bukan? Apalagi yang berhasil bangun pertama-tama adalah tante gue yang langsung lemes liat aer dimana-mana. Dia cuma bisa duduk di pinggiran tempat tidurnya, sambil ngomong dalam bahasa sunda yang sumpah bikin gue saat itu malah ketawa ngakak (kurang goblok apa gue coba?). Trus gue kaya ga mudeng gitu, setelah bangunin tante gue, gue malah pengen coba tidur lagi.. Haha.. Tapi abis itu gue langsung bangunin abang gue yang susya bener dibangunin, trus nyokap gue, yang juga ntah kenapa susah bgt bangunnya. Gue bangunin beliau sambil ngomong, "Ma bangun ma.. tsunami ma.. kita di Titanic ma..". Eh sumpah ya gue ga lebay, tapi emang saat itu aer dimana-mana. Tas baju gue aja kerendem. Untung waterproof bahannya. Jadi cuma perlu jemur dikit aja supaya ga lembab. Baju sih aman ga basah..
Jadilah itu dari jam 3 sampe jam 5, gue, abang gue, sepupu gue, mamanya, dan nyokap gue gotong royong nyoba ngeringin rumah. Dari mulai alat pel, lap bekas, anduk (baru dan bekas), kipas sate, ember, sapu lidi, dikeluarin semuanya. Hahahaha. Gue sempet frustasi banget aernya kayanya ga abis-abis.. Tapi orang sabar pasti diberkahi, kering juga siy ujung-ujungnya. Bakat cleaning service semua orang pada keluar dini hari itu. Setelah gantian ama abang gue dan sepupu gue buat make pel, gue akhirnya milih untuk ngipas-ngipasin lantai yang uda ga ada genangannya aja. Hehe. Pegel juga bokk ngepel mulu. Enakan kipas-kipasin. Bisa sambil duduk. Kaki ga gemeteran. Hoho curang abiss.
ngipas ubin pake kipas sate, selesenya taun depan.
Anehnya, ga ada satu orang pun yang ngaku nyalain keran bak cuci tangan. Pada ga abis pikir gitu.. Nenek gue yang uda pikun sejagat juga kayanya ga mungkin deh. Karna kamarnya dia agak jauh dari TKP, dan you know, satu-satunya ruangan yang ga kebanjiran, mungkin belom sempet, adalah kamarnya nenek gue itu. Gue aja baru tidur jam 1, bokap yang paling terakhir tidur sekitar jam setengah dua-an, dan kalo dipikir-pikir tuh kejadian berlangsung antara setengah 2-setengah 3. Tapi gokilnya, dalam waktu sesingkat itu bisa bikin banjir lokal di rumah. Pada mikirnya sih, apa ini teguran ya supaya rumah dibersihin nyambut lebaran..? Yaa tapi ga pas mau solat Ied juga kali.. Aneh banget deh.
Lalu, abis itu gue solat Ied dengan rasa ngantuk yang dahsyat banget.
Pulang solat Ied, as usual kita ziarah ke makam-makam gitu. Dan nyampe ke rumah, cobaan gue masih menanti. Sekitar jam 12 malem gue harus ke wc, which is kalo di kampung tuh wc agak terpisah dari rumah ya pemirsa, mana di sampingnya wc ada sumur.... Horor abis. Tapi apa daya, pangilan alam lebih kuat, jadinya gue cuek sambil bebacaan ke wc malem-malem gitu. Mau minta temenin, uda pada tidur semua saking pada kurang tidur akibat insiden pagi buta itu. Hahaha. Trus sambil semriwing-semriwing, yang gue bingung akibat lg pup ato ada yg lewat, gue baru ngerasa kalo gue masuk angin hebat karna sepertinya klep gue bocor. Hahaha ga etis ah diomongin. Pokonya singkat kata, gue kena diare. Dan abis itu gue nyoba tidur aja.
Jam 2 malem, gue kebangun lagi karna ngimpi pengen muntah. Eh bener ternyata gue emang mau muntah. Lari-lari lah itu gue ke wc. Sendirian. Betapa menyedihkan.
Ga penting ah. Pokonya gue sakit mendadak selama di luar kota. Tapi sakitnya juga aneh. Karena setelah gue balik ke Jakarta, segala macem penyakit di gue ilang seketika. Bener-bener aneh. Selama di jalan pulang ke Jakarta (yang nyampe 9 jam bokk), ga ada tuh perasaan pingin pup or hacim-hacim hebat. Mungkin penyakit gue ini penyakit sugestiong.. Aneh deh.
Sekian pemirsa sedikit cerita mudik lebaran saya.
Kalo kurang memuaskan ato ada salah kata, maafin aja ya.. Kan harus mulai dari nol lagi. Haha.
Ciao..





